Bismillahirrahmanirrahim
Yang hidup sehari-hari, berurusan sana-sini, itu jiwa kita. Harus kita tahu, dan bijak bagaimana seharusnya jiwa yang ragamnya berbagai itu diurus.
Mac. Bulan yang sangat rusuh bagi saya. Hambatannya terasa perit amat. Menghiris. Tapi kita tahu, bukan itu tujuannya Tuhan mengizinkan rusuh itu berlaku. Ia satu ujian, buat kita menapak lebih dekat denganNya. Lantas ia sepatutnya suatu yang sepatutnya disyukuri. Bukti Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. Bahkan kitalah yang berbuat demikian. Bukti kita perlukan Tuhan tiap masa tiap ketika.
Dan di waktu-waktu begini, diam adalah cara terbaik untuk jiwa itu tak dibiar terus liar. Ya. Bagi saya, ia sepatutnya begitu. Diam adalah guru terbaik berbanding kita mencicip, berkicau, apatah lagi mengaum.
Tenanglah. Ia guru terbaik. Ketenangan menjanjikan jalan penyelesaian yang jauh lebih baik. Dengan ketenangan, kita akan terdengar perkara-perkara yang tidak kita dengar. Kita akan ternampak perkara-perkara yang tidak pernah kita nampak. Siapa tahu, beraksi dengan ketidaktenangan, akan menghancurkan kita.
Wallahua'lam.