Asyhadu an Laa Ilaaha IllaLlaah. Wa Asyhadu anna Muhammadan Rasoolullaah
Salam to all those who seek His guidance
di sebuah rumah,
seorang ayah menasehati anaknya,
"Anakku, kamu di sekolah belajarnya biar tekun. Nanti bisa jadi orang besar. Jadi orang besar itu besar habuannya nak. Jadi orang kecil, habuannya pasti kecil".
ibu menyambung,
"Iya, benar itu nak. Kalau kamu jadi orang besar, benar atau tidak benar pasti dibenarkan. Kalau kamu jadi orang kecil, salah atau tidak salah, habis kamu disalahkan".
sahut ayah lagi,
"Kalau kau jadi orang besar nak, kau bisa bicara seenaknya. Tapi jika kau jadi orang kecil, paling-paling kau yang akan dibicarakan".
si anak hampir pening,
belum puas, lagi ayah berpesan,
"Lagi nak, jika kau jadi orang besar bercakap tolol itu tidak mengapa. Karena orang besar bercakap tolol itu dibilang jujur. Malah jika kau jadi orang kecil, bercakap jujur nanti dibilang tolol".
si anak jadi ngantuk. 'Lalu aku ini sekarang kecil nanti jadi besar bukan?'
ah,ngantuk!
si anak hanya berlalu ke kamar meninggalkan kesintingan ibu bapanya.
Orang kita masih belum bijak menilai siapa yang besar, siapa yang kecil.
Yang besar itu pemimpin belonan. Berposah-posah dItiup pengikutnya. Nanti pengikutnya semua penat, habis kempis!.
wallahua'lam.
1 comment:
mumtaz der! maju la kamu der. love3x
Post a Comment